aku
jiwa yang tertekan
menghempaskan jiwa yang teriris
mata menerawang
tangan mengais-ngais
kerap kali
muncul keinginan untuk mati
nadi ingin kusayat-sayat
menghentikan nafas ini
mengakhiri kehidupan yang penuh kebosanan
nafsu mencabik-cabik jiwa
dikala aku dipenuhi kesombongan kesendirianku
hayalku membawaku
kesebilah pisau
ingin ku tusuk-tusuk lambung ini
ditengah keramaian pun
aku hendak menghentakkan badanku
hingga nyawa digilas kesengsaraan
tersadar aku
ternyata...
ada yang selalu meneriaki kebodohanku
dikala aku penuh dengan kekonyolan ini
hati kecil dalam diriku
Friday, July 1, 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment